Nama saya Surya. Dulu, keseharian saya hanya dihabiskan di dalam warung tegal sempit di sudut kota Bogor, membantu orang tua melayani pembeli. Benar, saya tumbuh besar sebagai anak pengelola warteg kuliner kaki lima. Dulu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kami harus memutar otak. Keseharian kami dipenuhi kesibukan menanak nasi, menggoreng